Senyumanmu
Hari itu adalah hari yang tak terduga bagiku, aku berangkat ke sekolah menaiki motor bersama kakakku, udara pagi yang sejuk membuatku merasakan semangat pagi di jalanan. Menaiki anak tangga satu demi satu, sampai di kelas aku adalah orang pertama, Suasana sepi menyelimuti sekitar kelas. Saat itulah aku duduk memandang jendela dan bersandar pada dinding, Sebelum aku bisa berpikir Sosok itu datang dari belakangku, wajahnya putih ia tinggi seperti tiang bendera dengan mata bulat berwarna hitam dan rambut lembut seperti bulu domba hitam, senyum terpasang di wajahmu yang mempesona itu. Kupalingkan mukaku karena tiba tiba musim semi merona di wajahku begitu melihatmu, Aku bertanya tanya mengapa kamu bisa terus tersenyum ramah seperti itu? Ketika orang lain menindas kamu tertawa menganggapnya lucu, ketika orang lain mencibir kamu bisa menjawab lantang dan ketika guru mengomeli kamu tersenyum seolah tidak takut ketika dimarahi. Makhluk apa kamu? Kamu bukan makhluk sepertiku? Mengapa kamu ...